TANGERANG, 14 Oktober 2025 – Bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Tangerang ke-393, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid melepas 25 peserta program pelatihan bahasa Jepang dan pemagangan ke Jepang. Sebanyak 16 peserta akan melanjutkan pelatihan di ISO Jepang Depok, sementara 9 peserta lainnya siap berangkat ke Jepang melalui program pemagangan.
Kegiatan yang berlangsung pukul 12.00 WIB ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan kualitas SDM dan kesejahteraan masyarakat melalui peluang kerja internasional. Seluruh biaya pelatihan termasuk akomodasi dan konsumsi selama tiga bulan ditanggung penuh oleh Pemda Kabupaten Tangerang.
Dalam sambutannya, Bupati Moch. Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi terhadap semangat para peserta. “Saya sangat bangga melihat masyarakat yang begitu gigih untuk mencapai cita-citanya dan berbakti kepada kedua orang tuanya. Ini adalah budaya masyarakat Kabupaten Tangerang – pekerja keras dan disiplin,” ujar Bupati.
Bupati juga memberikan pesan kepada para peserta untuk menjaga nama baik pribadi, keluarga, Kabupaten Tangerang, Banten, dan Indonesia. “Kalian adalah hasil seleksi yang ketat. Untuk tahun 2026 sudah ada 200 orang yang mendaftar. Pegang prinsip: orang lain bisa, kita harus lebih bisa,” tegasnya.
Asep Listiyanto, Ketua Yayasan Dewa Aksara Nusantara – ISO Jepang, menyampaikan, “Kami mengucapkan selamat ulang tahun ke-393 untuk Kabupaten Tangerang. Semoga semakin maju dan menjadi daerah unggul dalam kualitas SDM. Harapan kami, momentum ini menjadi semangat baru untuk membangun Tangerang yang berdaya saing di tingkat global.”
Program ini diharapkan memberikan dampak signifikan terhadap kesejahteraan ekonomi keluarga peserta dan meningkatkan citra positif Kabupaten Tangerang sebagai daerah yang mampu mencetak SDM unggul dan siap go international.
Yayasan Dewa Aksara Nusantara – ISO Jepang adalah pusat lembaga pelatihan bahasa, budaya, dan etos kerja Jepang yang beroperasi secara online dan offline. Di bawah naungan Bersama Corporation, ISO Jepang bekerja sama dengan LPPR Indonesia, Aiko untuk pemagangan, dan PT. Multi Lintas Buana Raya (P3MI) untuk pemberangkatan resmi ke Jepang.






