Berita

Menko PM Muhaimin Iskandar Lepas 200 PMI Terampil ke Jepang, Menuju Pelaksanaan SMK Go Global

Aryanda Saputra
Aryanda Saputra
Public Relations · LinkedIn · 03 April 2026
46 dibaca ⏱ 3 menit
menko muhaimin iskandar lepas - Menko PM Muhaimin Iskandar Lepas 200 PMI Terampil ke Jepang, Menuju Pelaksanaan SMK Go Global

Tangerang, 3 April 2026 — Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, secara resmi melepas 200 Pekerja Migran Indonesia (PMI) terampil menuju Jepang melalui skema Specified Skilled Worker (SSW) di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam strategi nasional penguatan Talenta Global Indonesia sekaligus langkah konkret menuju implementasi program SMK Go Global.

Dalam program ini, PT Multi Lintas Buana Raya berperan sebagai pihak utama yang memfasilitasi dan memberangkatkan peserta SSW ke Jepang, mulai dari proses rekrutmen hingga penempatan kerja. Sementara itu, ISO Jepang berperan sebagai lembaga pelatihan utama yang membekali peserta dengan kemampuan bahasa Jepang, budaya kerja, serta kesiapan teknis sesuai standar industri Jepang.

Pelepasan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan penguatan kapasitas hingga 500.000 PMI terampil dalam beberapa tahun ke depan. Program ini tidak hanya meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia di kancah global, tetapi juga mendorong transformasi struktural dari tenaga kerja non-terampil menuju tenaga kerja berbasis kompetensi.

Sebanyak 200 peserta yang diberangkatkan terdiri dari berbagai program, termasuk 50 peserta dari program CSR PT Angkasa Pura, 30 peserta dari program CSR PT Kereta Api Indonesia, serta 120 peserta dari perusahaan penempatan (P3MI) yang dikoordinasikan oleh PT Multi Lintas Buana Raya sebagai leading sector. Seluruh peserta sebelumnya telah menjalani pelatihan intensif di ISO Jepang guna memastikan kesiapan bahasa dan kompetensi kerja sesuai kebutuhan industri manufaktur di Jepang.

Dalam sambutannya, Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa peningkatan jumlah PMI terampil merupakan langkah strategis dalam memperkuat posisi Indonesia di pasar tenaga kerja global. “Kita sedang membangun ekosistem baru di mana tenaga kerja Indonesia tidak hanya siap kerja, tetapi juga memiliki kompetensi unggul yang diakui secara internasional,” ujarnya.

Perwakilan dari PT Multi Lintas Buana Raya menyampaikan komitmennya untuk terus memperluas akses peluang kerja ke Jepang melalui skema SSW, sementara pihak ISO Jepang menegaskan fokusnya dalam menjaga kualitas pelatihan agar lulusan siap bersaing dan beradaptasi di lingkungan kerja Jepang.

Data menunjukkan tren peningkatan signifikan penempatan PMI ke Jepang, dari 53.000 pada Desember 2024 menjadi 87.000 pada Desember 2025, atau meningkat sebesar 62% dalam satu tahun. Hal ini menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan tercepat dalam penyediaan tenaga kerja terampil ke Jepang.

Selain memberikan dampak sosial, program ini juga diproyeksikan memberikan kontribusi ekonomi besar dengan potensi mencapai Rp440 triliun terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dalam lima tahun ke depan.

Melalui kolaborasi antara pemerintah dan BUMN dengan PT Multi Lintas Buana Raya sebagai penggerak pemberangkatan dan ISO Jepang sebagai pusat pelatihan sampai pelepasan ini diharapkan menjadi momentum penting dalam mempercepat realisasi Indonesia sebagai pusat talenta global yang kompetitif dan berdaya saing tinggi.

Pertanyaan Umum

Apa yang dibahas dalam kegiatan menko muhaimin iskandar lepas?
Tangerang, 3 April 2026 — Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, secara resmi melepas 200 Pekerja Migran Indonesia (PMI) terampil menuju Jepang melalui skema Specified Skilled Worker (SSW) di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam strategi nasional penguatan Talenta Global Indonesia sekaligus langkah konkret menuju implementasi program SMK Go Global.
Bagaimana dampak kerja sama ini bagi calon PMI ke Jepang?
Dalam program ini, PT Multi Lintas Buana Raya berperan sebagai pihak utama yang memfasilitasi dan memberangkatkan peserta SSW ke Jepang, mulai dari proses rekrutmen hingga penempatan kerja. Sementara itu, ISO Jepang berperan sebagai lembaga pelatihan utama yang membekali peserta dengan kemampuan bahasa Jepang, budaya kerja, serta kesiapan teknis sesuai standar industri Jepang.
Aryanda Saputra
Penulis
Aryanda Saputra
Public Relations
LinkedIn →
← Kembali ke Semua Artikel
Ekosistem Bersama Corporation

Mulai Perjalananmu Bersama Kami

Setiap entitas kami hadir untuk satu tujuan — membantu kamu berkarir di Jepang secara legal dan bermartabat.

ISO Jepang
Pusat pelatihan Bahasa Jepang terstandar nasional. Kurikulum JLPT, mentor berpengalaman, dan sistem rekrutmen terpadu.
Pelajari ISO Jepang →
LPPR Indonesia
Sending Organization resmi KEMNAKER RI sejak 2004. Program magang teknis dan SSW ke Jepang secara legal.
Pelajari LPPR →
AIKO Indonesia
Kursus dan pelatihan Bahasa Jepang profesional. Mentor bersertifikat, kelas intensif, dan persiapan JLPT N2–N3.
Pelajari AIKO →
Japan Indonesia Aliansi
Lembaga pendidikan dan penempatan magang ke Jepang. Jaringan mitra perusahaan Jepang yang luas dan terpercaya.
Pelajari JIA →
PT. Multi Lintas Buana Raya
P3MI berlisensi KP2MI sejak 2019. Penempatan SSW dan pekerja profesional ke Jepang dengan pendampingan penuh.
Pelajari MLBR →
SMK Migran Indonesia
SMK pariwisata dengan Kelas Migran Jepang. Pendidikan formal sekaligus persiapan karir di Jepang. PPDB terbuka.
Pelajari SMK Migran →
Indonesia Care Center
Layanan perlindungan, advokasi, dan pendampingan pekerja migran Indonesia di Jepang. Hadir untuk kamu di sana.
Pelajari ICC →