Majalengka, 27 Maret 2026 — ISO Jepang resmi menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Majalengka melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dalam rangka pengembangan program engineering ke Jepang.
Kerja sama ini bertujuan untuk menyiapkan talenta-talenta unggul di bidang teknik yang siap bersaing di pasar kerja internasional, khususnya di Jepang. Program ini akan berfokus pada penguatan kompetensi teknis, kemampuan bahasa Jepang, serta pembentukan karakter dan etos kerja sesuai standar industri Jepang.
Melalui kolaborasi ini, ISO Jepang akan berperan sebagai fasilitator dalam pelatihan dan penyaluran tenaga kerja, sementara Universitas Majalengka akan menjadi mitra dalam penyediaan sumber daya lulusan teknik yang berkualitas. Sinergi ini juga mencakup penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan industri global, pelatihan intensif bahasa Jepang, serta pembekalan kesiapan kerja.
Perwakilan ISO Jepang menyampaikan bahwa program ini menjadi langkah strategis dalam membuka akses yang lebih luas bagi lulusan perguruan tinggi Indonesia untuk berkarier di luar negeri. “Kami ingin memastikan bahwa lulusan teknik Indonesia memiliki standar kompetensi yang mampu bersaing dan diakui secara global, khususnya di Jepang,” ujarnya.
Sementara itu, pihak Universitas Majalengka menyambut baik kerja sama ini sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas lulusan dan perluasan peluang kerja bagi mahasiswa. Program ini diharapkan dapat menjadi jembatan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri internasional.
Kerja sama ini sekaligus menjadi bentuk nyata kontribusi kedua institusi dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia Indonesia yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi tantangan global di sektor engineering.






