JAKARTA, 30 Oktober 2025 – Yayasan Dewa Aksara Nusantara – ISO Jepang berkolaborasi dengan Anggota DPR RI Komisi IX Charles Honoris, BP2MI DKI Jakarta, dan Pemerintah Kelurahan Taman Sari menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Peluang Kerja Luar Negeri dan Migrasi Aman” yang menghadirkan perwakilan asosiasi dan perusahaan penerima pekerja migran Indonesia dari Jepang. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya prosedur keberangkatan legal dan aman untuk bekerja ke luar negeri, khususnya Jepang.
Kegiatan sosialisasi ini dilatarbelakangi oleh tingginya minat masyarakat Indonesia untuk bekerja ke luar negeri, namun masih banyak yang terjebak dalam jalur ilegal yang berisiko tinggi. Data menunjukkan bahwa pekerja migran Indonesia yang berangkat melalui jalur tidak resmi kerap mengalami eksploitasi, tidak mendapat perlindungan hukum, dan bekerja dalam kondisi yang tidak layak. Melalui kegiatan ini, ISO Jepang bersama para pemangku kepentingan berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya migrasi aman dan prosedural untuk menjamin kesejahteraan serta perlindungan penuh dari negara.
Acara yang berlangsung di Kelurahan Taman Sari, Jakarta Barat ini menghadirkan narasumber berkompeten dari berbagai instansi, antara lain:
Charles Honoris, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI
Perwakilan BP2MI DKI Jakarta
Abdul Malik Raharusun, Lurah Taman Sari
Yadi Suryadi, Founder ISO Jepang
Dr. Muhammad Reza Rustam, PhD, Narasumber dari ISO Jepang
Perwakilan User Jepang (Asosiasi dan Perusahaan Penerima PMI di Jepang)
Putu Yuni Widyadnyani, SS, Anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Bali
Tokoh masyarakat setempat termasuk Ketua RW 07 Ruslan Abdul Ghani dan tokoh masyarakat lainnya
Kegiatan ini dihadiri oleh puluhan calon pekerja migran dan masyarakat umum yang antusias mengetahui peluang kerja legal ke Jepang dengan penghasilan dan perlindungan yang memadai.
“Jepang adalah salah satu destinasi bagi pekerja migran Indonesia yang bisa dikatakan sangat baik dan aman. Saya pernah bertemu dengan belasan anak Indonesia yang bekerja di sana, rata-rata sangat happy dengan pendapatan di atas Rp15 juta, bahkan ada yang mencapai puluhan juta sebulan. Jam kerjanya sangat manusiawi, tempat tinggalnya baik,” ungkap Charles Honoris, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI.
Charles juga menekankan pentingnya jalur legal: “Saya ingin anak-anak muda di Jakarta yang mau bekerja di luar negeri menempuhnya dengan jalur-jalur yang legal atau prosedural. Sekitar 3 tahun lalu saya kunjungan ke Jepang dan bertemu dengan Wakil Menteri Kesehatan dan Ketenagakerjaan Jepang. Mereka menyampaikan bahwa Jepang membuka diri untuk menerima lebih banyak lagi pekerja dari Indonesia.”
ISO Jepang berperan sebagai pusat lembaga pelatihan bahasa, budaya, dan etos kerja Jepang secara online dan offline untuk mempersiapkan peserta agar terampil berbahasa serta siap bekerja di Jepang. Sebagai bagian dari Bersama Corporation, ISO Jepang bekerja sama dengan Sending Organization (SO) LPPR Indonesia dan Aiko untuk program pemagangan, serta PT. Multi Lintas Buana Raya sebagai Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) yang resmi dan legal untuk pemberangkatan peserta berketerampilan khusus ke Jepang.
“ISO Jepang tidak hanya memberikan pelatihan bahasa, tetapi juga pemahaman budaya dan etos kerja Jepang, serta memberikan dukungan penuh dalam proses keberangkatan dan penempatan kerja melalui jalur resmi yang telah diakui oleh Kementerian Ketenagakerjaan RI dan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia,” jelas Dr. Muhammad Reza Rustam, PhD, Narasumber dari ISO Jepang sekaligus Dosen di Universitas Indonesia.
Kehadiran perwakilan asosiasi dan perusahaan dari Jepang dalam kegiatan ini menjadi bukti nyata kerja sama internasional dalam membuka peluang kerja berkualitas bagi tenaga kerja Indonesia. Program ini diharapkan dapat:
Meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya keberangkatan ilegal
Memberikan akses informasi yang jelas tentang prosedur legal bekerja ke Jepang
Membuka peluang kerja dengan penghasilan layak dan perlindungan penuh
Mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan melalui peningkatan keterampilan SDM
Membangun ekosistem migrasi aman yang melindungi hak-hak pekerja migran Indonesia
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk mengikuti prosedur resmi demi masa depan yang lebih baik, bekerja dengan aman, nyaman, dan bermartabat, serta mendapat perlindungan penuh dari negara.
ISO Jepang adalah pusat lembaga pelatihan bahasa, budaya, dan etos kerja Jepang yang bernaung di bawah Yayasan Dewa Aksara Nusantara. Sebagai bagian dari Bersama Corporation, ISO Jepang memiliki jaringan lembaga terpercaya yang mencakup PT. Multi Lintas Buana Raya (P3MI), LPPR Indonesia (LPK SO), dan Aiko Indonesia (LPK SO). ISO Jepang telah diakui oleh Kementerian Ketenagakerjaan RI dan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, serta telah melakukan banyak kerja sama dengan berbagai pemerintahan daerah di Indonesia dalam upaya memberantas kemiskinan dan mensejahterakan masyarakat melalui program pelatihan dan penempatan kerja legal ke Jepang.






